Komunitas Guru TIK & KKPI

Saling Asih, Saling Asah, dan Saling Asuh

PENTINGNYA MATA PELAJARAN TIK DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ABAD 21

PENTINGNYA MATA PELAJARAN TIK DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ABAD 21

Oleh Yoyon Supriyono

Kenyataan bahwa kita hidup di abad digital tidak bisa kita tolak atau kita hindari. Kenyataan sejarah menyiratkan bahwa suatu bangsa akan bisa jaya dan eksis di antara bangsa-bangsa di dunia, bila bangsa atau Negara tersebut menguasai teknologi dan informasi, serta memiliki kepribadian yang kuat sebagai nilai jual dan memiliki kedaulatan yang mutlak sebagai sebuah bangsa yang merdeka.

Sejarah pula telah menorehkan catatan bahwa kita pernah jaya sebagai suatu bangsa, dan pernah mengalami masa-masa kritis dalam kurun waktu yang cukup lama sebagai bangsa yang terjajah oleh bangsa lain. Cukuplah pengalaman sejarah tersebut menjadi pembelajaran bagi kita agar bisa meraih kembali masa-masa keemasan sebagai suatu bangsa yang jaya, disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia.

Realita saat ini tentang negri kita tercinta bisa kita lihat dan kita rasakan sebagai warga negara. Timbul pertanyaan, benarkan kita sudah merdeka ? Merdeka dalam pengertian yang sebenar-benarnya merdeka secara komprehensif. Marilah kita merenung sejenak, bermuhasabah diri untuk menjawab pertanyaan itu secara jujur.

Penguasaan teknologi dan informasi bangsa kita saat ini, sebagai salah satu prasarat dikatakan sebagai bangsa yang jaya, masih sangat jauh tertinggal dibanding bangsa-bangsa lain. Hasil penelitian tingkat dunia menyatakan bahwa Negara kita masih menduduki tingkat yang rendah dalam segala hal.

Penguasaan teknologi dan informasi menjadi salah satu factor penyebab yang dominan. Sektor pendidikan sebagai yang dianggap berperan sentral dalam menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni, mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Berbagai upaya untuk menuju perbaikan terus dilakukan. Salah satunya dalam menentukan kurikulum pendidikan sebagai acuan dasar pelaksanaan pendidikan di Indonesia.

Pendidikan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) di abad digital merupakan suatu keharusan, karena siapapun tidak bisa menolak atau menghindar dari penggunaan dan pemanfaatannya dalam semua aspek kehidupan.

Kenyataan tentang hilangnya mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam struktur kurikulum kita merupakan sesuatu hal yang ironis dan merupakan suatu kemunduran.

Saat ini bangsa lain berlomba-lomba untuk menyiapkan generasi bangsanya dengan pendidikan teknologi informasi dan komunikasi yang mumpuni sebagai bekal ketrampilan hidup (life skill) di abad ini.

Untuk menghasilkan generasi yang skilled di bidang teknologi informasi dan komunikasi(TIK) tentunya harus diajarkan sebagai suatu keilmuan tersendiri. Tidak akan cukup hanya sebagai bimbingan yang hanya dapat dinikmati oleh mereka yang mampu ( memiliki  sarana).

Di sisi lain jumlah yang tidak tersentuh akan jauh lebih besar terutama di daerah-daerah. Peran dan tanggung jawab moral guru-guru (terutama guru tik) juga sangat berpengaruh. TIK sebagai ilmu dan alat bantu nyaris tak tersentuh.

Sudah saatnya kesadaran tentang pentingnya mata pelajaran  TIK ini dimiliki oleh semua pihak, tidak hanya guru tetapi juga masyarakat dan terutama para penentu kebijakan di negeri ini. Jika tidak, maka negeri ini tidak akan bisa meraih kejayaan seperti di masa silam, namun akan terpuruk kembali sebagai suatu bangsa yang terjajah oleh bangsa lain yang memiliki keunggulan di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Terjajah di bidang TIK akan berdampak serius pada aspek-aspek lainnya terutama ekonomi, sosial dan budaya. Hal ini jelas akan mempengaruhi kedaulatan Indonesia sebagai sebuah Negara.

Mengingat pentingnya peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam berbagai aspek kehidupan di abad digital sekarang ini, maka dapat dirumuskan tujuan pendidikan teknologi informasi dan komunikasi adalah sebagai upaya membekali generasi bangsa agar mampu mengembangkan diri dengan cara mengakses, mengolah, menyeleksi, mengkolaborasi dan mengkomunikasikan informasi secara handal di segala bidang baik ekonomi, sosial, budaya dan keagamaan.

Dengan kompetensi di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang dimiliki generasi bangsa akan mampu mengembangkan dirinya secara terus menerus (long life learning) dengan maksimal, arif dan bijak, sehingga mampu menjawab perkembangan dan tantangan jaman yang berkembang pesat agar tidak kalah bersaing dengan bangsa lain di dunia. Maka adalah suatu hal yang penting TIK dikembalikan sebagai mata pelajaran dalam kurikulum sekolah kita.

Pentingnya Mata Pelajaran TIK dalam Kurikulum Pendidikan Abad 21 sudah tidak diragukan lagi. Kompetensi di bidang TIK harus dikuasai generasi emas Indonesia. Hal itu akan terjadi bila materi TIK dirancang dalam kurikulum sekolah kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

"Supported by: ID CLOUDHOST - HOSTING MURAH INDONESIA" | Komunitas Guru TIK & KKPI (KOGTIK) Frontier Theme